Malang, 28 September 2026
Entah mengapa aku kok merasa hidup ini berat banget yah? Harus mengikuti ekspektasiku, ekspektasi orang-orang di sekitarku, ekspektasi sosial. Padahal yang kuinginkan cuma hidup yang tenang. Rasanya capek banget dengan segala tuntutan yang ada di sekitar kita.
Aku cuma ingin menikmati hidup apa adanya, tanpa perlu dibanding-bandingkan, tanpa perlu dicemooh jika aku tak sekeren orang lain. Tapi dalam otakku, aku seperti dikejar-kejar tuntutan dari diriku, dari orang-orang di sekitarku, dari lingkunganku, kalau aku harus bisa lebih dari orang lain. Karena jika tidak, akan banyak suara-suara sumbang yang menunjuk-nunjuk diriku sebagai pecundang, dicemooh karena tidak cukup baik.
Rasanya lelah sekali, kalau hidup isinya hanya tentang kompetisi menjadi siapa yang terbaik. Aku tidak ingin semua itu. Aku cuma ingin jadi orang yang biasa-biasa saja. Tapi tidak bisa. Keadaan dan lingkunganku menuntutku untuk terus berusaha menjadi yang terbaik. Aku dan mereka akan selalu membanding-bandingkan pencapaianku dengan pencapaian orang lain di sekitarku. Mau tidak mau, aku harus terus berlari.
Tapi aku sudah lelah. Saat ini aku sedang mendaftar beasiswa S3. Rasanya berat sekali, harus betkompetisi dengan orang lain yg telah mampu mencapai posisi tersebut. Tapi harapanku, harapan orang tuaku, harapan saudara-saudaraku, harapan rekan-rekan kerjaku membuat beban ini terasa semakin berat. Aku tidak mau hidup yang seperti ini. Tes Bakat Skolastik akan diadakan 3 hari lagi, dan aku benar-benar tidak mau membuka materi latihan soal-soal TBS. Rasanya ada penolakan dalam diriku untuk sekadar memulainya.